Menguak Sepenggal Cerita Lama di Kotabaru Yogyakarta

“Besok, kita berkumpul pukul 07.00 WIB ya, Mas. Tolong temannya diberitahu. Titik kumpulnya di Galeria Mal.”

Aku membaca sebuah pesan WhatsApp dari seseorang yang akan menjadi pemandu perjalanan kali ini dari Jogjagoodguide, komunitas Walking Tour yang membuat sebuah agenda menjelajah Kotabaru.

******

BACA AJA LANJUTANNYA KAKAK

Wonderful Indonesia: Pesona Senja Pantai Selatan Yogyakarta

Yogyakarta punya kekuatan magis yang berbeda. Ia mampu menempelkan kutukan pada orang yang datang padanya. Dari kutukan itu, mereka yang datang akan terus merindukan Yogyakarta. Lalu ketika mereka rindu, manusia itu mulai mengutuki dan menyalahkan Yogyakarta. Mengapa begitu mudah merindukan Yogyakarta, kata mereka. Mereka-mereka itu menganggap Yogyakarta mampu memanggil kembali kenangan-kenangan bersama pasangan masing-masing. Bagi yang masih bersama, kenangan-kenangan itu akan menjadi manis. Membuat mereka merindukan kembali ke Yogyakarta. Bagi yang telah berpisah, proses move on mereka seketika hancur ketika tiba di Yogyakarta. Mereka akan dengan rela mengunjungi tempat-tempat yang menjadi kenangan saat masih bersama. Aku hanya bisa berkata, kalian ini adalah orang-orang yang menyiksa diri!

******

Continue reading “Wonderful Indonesia: Pesona Senja Pantai Selatan Yogyakarta”

Swastamita Candi Ijo yang Tak Berubah

Sesaat aku mengunjungi Candi Ijo beberapa minggu yang lalu, tampak sekali perubahan.

Sepenggal kalimat yang aku tulis untuk memulai cerita pada akun instagramku, saat aku mengunggah foto tentang Candi Ijo. Nyatanya memang, dari sejak kali terakhir aku berkunjung ke sana tampak beberapa perubahan pada Candi Ijo. Meski perubahan itu sendiri nyatanya tak mengubah warna-warna sore yang jingga dan menentramkan hati.

******

Continue reading “Swastamita Candi Ijo yang Tak Berubah”