Kentang Albaeta yang Gurih dari Dieng

Alkisah pada tahun 1994, Bu Ety mendapatkan bibit kentang dari perusahaan perkebunan Belanda. Tanpa pengarahan, kentang tersebut diserahkan. Bu Ety kebingungan. Beliau tak tahu bagaimana memperlakukan bibit kentang itu. Lahan di dekat rumah akhirnya ia gunakan untuk ditanami.

Kentang tersebut bukanlah kentang biasa. Dia tumbuh dengan sangat baik di lahan Bu Ety di dataran tinggi Dieng. Pertemanan kentang dengan tanah Dieng yang subur tersebut pada akhirnya membantu Bu Ety hingga bisa sesukses sekarang.

Cerita di atas tidak semuanya fiktif. Kentang-kentang yang diberikan oleh PT Agrico dari Belanda itu membuat Bu Ety sukses menjadi produsen keripik kentang nomor satu di Dieng.

BACA AJA LANJUTANNYA KAKAK

Mencicip Kopi Posong Temanggung

Bus berjalan pelan, menyusuri tanjakan dan licinnya jalan, lalu berhenti di depan sebuah gapura. Titik berhenti bus kurang ideal, tepat berada di tikungan. Kami melangkahkan kaki menuruni anak tangga bis. Hujan gerimis menyambut kami di desa Posong, Temanggung. Payung yang dipersiapkan tak cukup untuk melindungi seluruh tubuh kami dari rintik hujan.

Di sebuah rumah, dengan latar belakang Gunung Sumbing kami menuju. Dari jauh, aroma kopi sangat kuat menyeruak. Di dalam rumah ini dihuni oleh sang pelopor. Selamat datang di kediaman Bapak Tuhar.

BACA AJA LANJUTANNYA KAKAK