Candi Plaosan: Bukti Cinta dan Toleransi Beragama

Kamis, 20 Oktober 2016.

Langit masih gelap. Bintang-bintang masih belum beranjak. Bulan pun tetap berada di ufuk barat sembari menunggu tenggelam, berganti hari. Seorang pemuda sendirian sudah melajukan motornya ke arah timur menuju sebuah kompleks candi bukti cinta dan toleransi berbeda agama, Candi Plaosan. Pemuda tersebut adalah aku.

BACA AJA LANJUTANNYA KAKAK