Menyiksa Lidah di Ayam Geprek Bu Rum

Yogyakarta sedang dilanda kegalauan. Hujan turun sejak sore, di penghujung bulan April. Saat-saat yang kurang lazim untuk turun hujan. Hujan pun turun tak serta merta langsung mencecar bumi. Hanya rintik-rintik yang cepat berlalu. Dan menikmati ayam geprek, tentu cara yang tepat menikmatinya.

Hujan sebentar datang, lalu hilang, begitu berulang hingga magrib tiba. Aku tak perlu menyamakan itu dengan gebetan-gebetanmu yang hanya datang menyapa di saat dia butuh. Meski begitu kehadirannya (baca: hujan) tetap mampu membasahi sepanjang jalanan Yogyakarta. Pun gebetanmu bukan?

Continue reading “Menyiksa Lidah di Ayam Geprek Bu Rum”

Bakso Aneka Rasa Tuban

“Mau diantar sampai mana, Mbak Lies?”

“Bakso Aneka Rasa saja.”

Itu adalah dua buah percakapan yang masih aku ingat hingga sekarang. Percakapan itu terjadi lampau. Ketika Lies sekeluarga bertandang ke rumah kakaknya di Tuban. Lalu adegan berikutnya adalah, mereka – Lies Sekeluarga, diantar oleh keponakannya ke Bakso Aneka Rasa. Siapa mereka?

Continue reading “Bakso Aneka Rasa Tuban”

Menjajal Mewahnya Jayakarta Premium

Cerita ini bermula saat pengumuman untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil beberapa saat lalu. Aku berhasil melalui seleksi berkas dan lanjut untuk seleksi kompetensi dasar. Saat pendaftaran awal, aku diperbolehkan memilih lokasi tes, di antara Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta. Tentu saja, dengan pertimbangan biaya dan waktu tempuh aku memilih Yogyakarta.

Baca Aja Lanjutannya Kakak