[Ulasan] Menginap Gratis di Innside by Melia Yogyakarta

Sebelum terlalu jauh, aku ingin memberitahukan bahwa postingan ini murni ulasan, bukan permintaan dari pihak hotel.

======

Pada suatu siang yang tidak terlalu terik, karena sedang berada di dalam kosan adikku di Bandung, aku mendapatkan sebuah notifikasi dari Twitter. Tepatnya, notifikasi berupa mention dari Novi, adik kelasku semasa SMP dan SMA. “Jarang-jarang, nih, Novi mention aku tanpa sebab.” Kira-kira begitu batinku ketika menerima mention tanpa tambahan kata apapun dari Novi.

Rupanya, Novi sedang memberitahuku bahwa seorang temannya yang lain sedang berbaik hati ingin memberikan voucher menginap di hotel. Kebetulan lokasinya juga sama, di Yogyakarta. Nama hotel yang dimaksud juga tidak main-main, berbintang empat pula, ialah Innside by Melia, nama hotel tersebut. Aku tanpa ragu tentu setuju. Sudah diberi voucher menginap, gratis pula. Jadilah aku tinggal mencari teman menginap.

******

BACA AJA LANJUTANNYA KAKAK

Wonderful Indonesia: Pesona Senja Pantai Selatan Yogyakarta

Yogyakarta punya kekuatan magis yang berbeda. Ia mampu menempelkan kutukan pada orang yang datang padanya. Dari kutukan itu, mereka yang datang akan terus merindukan Yogyakarta. Lalu ketika mereka rindu, manusia itu mulai mengutuki dan menyalahkan Yogyakarta. Mengapa begitu mudah merindukan Yogyakarta, kata mereka. Mereka-mereka itu menganggap Yogyakarta mampu memanggil kembali kenangan-kenangan bersama pasangan masing-masing. Bagi yang masih bersama, kenangan-kenangan itu akan menjadi manis. Membuat mereka merindukan kembali ke Yogyakarta. Bagi yang telah berpisah, proses move on mereka seketika hancur ketika tiba di Yogyakarta. Mereka akan dengan rela mengunjungi tempat-tempat yang menjadi kenangan saat masih bersama. Aku hanya bisa berkata, kalian ini adalah orang-orang yang menyiksa diri!

******

Continue reading “Wonderful Indonesia: Pesona Senja Pantai Selatan Yogyakarta”

Belajar Integritas di Kambing Bakar Mas Tedjo

Dengan lokasi yang sangat strategis, di tepi jalan Wonosari-Yogyakarta, Kopi Gading amat sangat mudah ditemukan. Paling menggiurkan adalah menu andalan mereka: Kambing bakar Rica. Menggunakan kambing jawa, dagingnya minim gajih. Tidak alot. Bumbunya meresap. Saya mencoba makanan lain: Nasi Goreng Seafood pedas. Dari estetika #halah sih lucu, bentuknya seperti ada kaki kepiting begitu. Rasanya juga enak. Tapi kurangnya 1: tidak pedas. Bahkan kambing bakar rica juga begitu. Untuk nasi goreng sendiri mungkin harus pesan dengan embel-embel super pedas. Kopi Gading sendiri sedang merintis diri mereka sebagai tempat “ngopi”, semoga proses belajarnya lancar.!!!

Tak berlebihan. Memang begitulah adanya, apa yang aku rasakan setelah memenuhi undangan dari pemilik Kambing Bakar Mas Tedjo.

baca aja lanjutannya kakak